Posts Tagged ‘Windows’


.NET WinForms vs Delphi (1)

Posted in: Pemrograman |

Saya sudah beberapa tahun lamanya menjadi developer di IDE Delphi untuk membuat aplikasi desktop, dari ketika kuliah hingga akhir kuliah dan sekarang ini mencoba untuk menggunakan Visual Studio C# Windows Forms. Ternyata banyak hal  berhubungan dengan UI Toolkit di WindowsForms yang masih saya rasa kurang hingga di  .NET 4.0 ini. Beberapa hal masih ketinggalan dibandingkan Delphi 6/7 sekalipun (some would be pain in the ass). Berikut ini review singkat (walau mungkin tidak semuanya atau belum menemui)

(more…)

 


Waktunya memperbaiki Windows Boot Loader

Posted in: Diariku,Komputer & IT |

Setelah seharian utak-atik komputer dan hardisk sejak 2 hari lalu, akhirnya hari ini mulai membetulkan OS-nya. Ternyata sebenarnya windows boot loader-nya masih ada, hanya saja tidak berfungsi untuk loading OS-nya. Hal ini dikarenakan tidak ditemukannya file ntldr sebagai windows windows legacy loader.

Memperbaiki Boot Loader

 


Semua Partisi Dalam 1 Hardisk Hilang! Repair Menggunakan TestDisk

Posted in: Komputer & IT,Teknologi Informasi |

Semua ketika membuka Partition Magic dan pada Disk 1 (ST31200224A, IDE 120 GB) tertera tulisan Bad, yang berarti Bad Structure, dan semua partisi pun tidak bisa dibaca oleh program ini. Ketika membuka Disk Director Suite, semua partisi (C, D, E) ditampilkan pada Disk 1. Akhirnya melalui Hiren’s Boot CD, saya pun mencoba-coba untuk membetulkannya. Saya lupa dengan program partitioning apa. Tidak menyelesaikan masalah pertama, tiba-tiba saja seluruh partisi di Disk 3 (ST3320620AS, SATAII 320 GB) hilang. Total 3 partisi yang tiba-tiba tidak ditemukan, ketika membuka dengan program partisi apapun yang ada hanya Unallocated. Shock setengah mati!

Seharusnya memang sebelum mempartisi apapun, hardisk yg lain harus di set Read Only supaya tidak terjadi perubahan yang tidak diinginkan atau yang pasti aman adalah mencopot hardisk (cukup kabel data atau powernya saja).

Sebagai catatan, jangan pernah menggunakan program pemartisi yang tidak support NTFS v6 (Vista) apabila menginstall Windows Vista di hardisk yang akan dilakukan perubahan, misalnya Partition Magic. Dulu, memang Partition Magic adalah program pemartisi yang paling bagus, tapi seiring waktu sejak dibeli oleh Symantec, rilis terbaru program ini tidak ada lagi dan tidak mendukung NTFS v6. Gunakan program lain, seperti Disk Director Suite.

Akhirnya sejak kemarin sore (6 Juni 2009) hingga larut malam, dan bangun pagi-pagi sampai siang (7 Juni 2009) pusing mencari-cari wangsit. Sejak kemarin hampir semua program di Hiren’s CD saya coba. Setidaknya ada satu program yang kemarin saya buka mampu menampilkan partisi-partisi yang hilang di Disk 3, yaitu TestDisk. Awalnya tidak ditemukan partisi apapun, namun melalui Analyze kemudian Quick Search beberapa menit kemudian ditemukan 3 partisi yang hilang dengan flag D (Deleted), tapi dengan warning di tiap partisinya.

Incorrect number of heads/cylinders 255 (NTFS) != 16 (HD)

Berarti terjadi kesalahan Geometry di hardisk. Di TestDisk Geometry hardisk menggunakan CHS (Cylinder, Head, Sector) masing-masing 38913, 255, 63 dengan size per sector 512 bytes. Jika dihitung maka total size hardisk adalah 38913*255*63*512 = 320.070.320.640 bytes atau 320 GB. Bila saya rubah head-nya menjadi 16 maka cylinder yang didapatkan sebesar 620192. Awalnya saya belum berani untuk mem-write perubahan.

Coba-coba menggunakan program yang lain, tapi sepertinya program yang lain belum benar-benar mendukung partisi Vista NTFS (NTFS v6), sedangkan TestDisk saya lihat tanggal rilisnya July 2008, artinya kemungkinan lebih besar untuk mendukung NTFS 6 yang mempunyai beberapa perbedaan dengan NTFS versi sebelumnya. Menggunakan program yang lain juga tidak ditampilkan partisi yang hilang beserta struktur direktori dan filenya. Ketakutan utama apabila mencoba untuk me-repair Master File Table (MFT) atau Partition Tablenya maka nantinya malah tidak kembali seperti semula malah menghancurkan semua file yang ada dan tidak bisa direpair kembali. Akhirnya sebelum melakukan semua perubahan saya backup MBR beserta Partition Table.

Hari ini akhirnya menyiapkan diri untuk melakukan perubahan menggunakan TestDisk. Mengubah Geometry dari 255 ke 16 dan commit perubahan ini. Setelah itu melakukan Analyze kemudian Quick Search, terdapat warning bahwa terdapat kesalahan di start head (atau semacamnya) tapi selanjutnya tidak ada warning. Saya pun mengabaikannya warning ini, dan ditemukan 3 partisi dengan flag L (Logical Partition) dan bukan D (Deleted). Akhirnya saya Write (menyetujui dilakukan perubahan) dan kemudian saya lihat menjadi partisi-partisi logical tersebut di Extended -dalam 1 Partisi hanya diperbolehkan maksimal 4 Primary Partition, dengan adanya Extended, di dalamnya dapat berisi lebih banyak partisi.

Setelah restart dan masuk ke Windows, partisi-partisi tersebut dideteksi. 2 partisi terakhir bisa diakses, namun 1 partisi pertama tidak bisa diakses. Lewat Disk Director Suite, label partisi memang benar, tetapi ketika di-explore ternyata labelnya berupa Local Disk dan memang tidak bisa diakses. Akhirnya saya Check, ditemukan beberapa kesalahan di MFT dan indexing. Selesai error checking, partisi bisa diakses dan file-file pun muncul kembali.

Yah… Recovery 3 partisi selesai walaupun membutuhkan waktu yang lama dan walaupun ketiga partisi tersebut bisa diakses, namun jarang ada proses recovery yang 100%. Jadi yaaa… memang harus siap-siap apabila ada data yang hilang… T-T

 


Ubah Manual Driver Letter dari Mounted Device (Partisi, Media, dll) Lewat Registry Windows

Posted in: Diariku |

Permasalahan mengubah driver letter partisi ini terjadi ketika saya mencoba untuk mempartisi ulang. Sebelum partisi ulang, partisi yang ada hingga drive X: dan tentunya banyaknya partisi ini akan menyulitkan saya ketika nanti ada partisi baru. Pada hardisk pertama ada 5 partisi, hardisk kedua ada 3 partisi, hardisk ketiga ada 3 partisi, hardisk keempat ada 3 partisi (eksternal yang selalu on), dan hardisk kelima ada 3 partisi (mobile eksternal), serta 1 CDROM dan 2 virtual DVDROM. Total ada 19 mount point yang ditandai driver letter (di windows, mount point juga bisa berupa folder NTFS dimana partisi di-mounted di dalamnya).

Salah satu partisi di hardisk pertama adalah partisi Ext2, yang dulu saya gunakan untuk partisi memory swap, dan saya mount di windows menggunakan IFS Drives menjadi partisi H:. Langkahnya yang sebenarnya ingin saya lakukan adalah sebagai berikut:

· Partisi E: (FAT32) ingin saya merge dengan partisi F: (FAT32). Partisi E: dan F: bisa saya merge dengan sukses menjadi Partisi E: saja (FAT32). (E: + F: = E:).

· Setelah itu Partisi E baru (FAT32) ingin saya merge dengan partisi H: (Ext2). (E: + H: = misal H:)

· Setelah itu hasil merger-nya ingin saya merge lagi ke drive G: (NTFS). (G: + H: = misal G:)

· Hasil akhir merge 4 partisi E: +F: + G: + H: menjadi satu partisi G:

Permasalahan baru timbul ketika saya mencoba me-merge dengan drive H: (langkah ke 2). Di tengah-tengah proses terjadi error, akhirnya partisi E menjadi Unallocated 1 dan drive H menjadi Unallocated 2. Tetapi ketika saya buka di Windows Explorer muncul drive H:, ketika saya klik Properties disitu tertulis Raw Partition dengan 0 size bytes, sedangkan di Computer Management tidak ada partisi yang di-mount ke drive letter H:. Hal ini mungkin dikarenakan saya tidak meng-unmount partisi H: dari IFS Drives sehingga drive H: tetap di reserved.

Saya ingin menghapus mount point di drive H: supaya dapat digunakan oleh partisi H:. Karena di Computer Management tidak ada, akhirnya saya mencoba mencari mount table di Registry melalui Regedit.exe. Saya mencari dan akhirnya saya menemukan di

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\MountedDevices\

dan

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\MountedDevice1\

Di hive ini terdapat informasi key dan value berisi mount point

\??\Volume{b209c08d-d925-11db-8ccf-001167022a6e}

\DosDevice\C:

\DosDevice\D:

\DosDevice\E:

Dst

Jika kita buka key ini bisa berisi:

· Value berawalan berisi \??\STORAGE#RemovableMedia berarti ini adalah media removable seperti hardisk external, memory card, dll.

· Value berawalan berisi \??\IDE#CdRom berarti ini adalah CDROM menggunakan IDE.

· Value berawalan berisi \??\SCSI#CdRom berarti ini adalah CDROM menggunakan SCSI.

· dll.

Berhubung saya ingin menghapus mount point di H: akhirnya saya putuskan untuk me-rename \DosDevice\H: menjadi \DosDevice\H:2 (sebagai backup saja) kemudian me-rename \DosDevice\G: menjadi \DosDevice\H:. Saya berharap mount point H: nantinya berisi partisi yang sebelumnya di-mounted di G:

Akhirnya setelah komputer saya restart, drive H: tadi akhirnya berisi partisi yang sebelumnya di G:. Melalui Computer Management saya ubah lagi partisi di H: ke drive G:. Saya restart lagi, akhirnya drive H: yang sebelumnya Raw Partition 0 size bytes memang tidak muncul lagi.

Alhamdulillah…

 


Reparasi Windows

Posted in: Komputer & IT,Teknologi Informasi |

Ada beberapa cara untuk perbaiki Windows, beberapa merupakan pengalaman saya, karena saya berusaha untuk tidak selalu menginstal ulang ketika Windows saya rusak. Troubleshooting Windows singkatnya. Berikut adalah beberapa tools yang diperlukan untuk troubleshooting Windows.
Secara otomatis dengan bantuan program built-in windows:

  1. SFC (System File Checker)
    Program bawaan Windows ini berfungsi untuk mengecek konsistensi file sistem. Apabila terdapat file sistem atau file executable (.exe) yang berubah (misal terinfeksi virus) SFC dapat mengetahui adanya perubahan tersebut dan mengembalikan file sistem yang asli (biasanya dibutuhkan installer Windows). Untuk menggunakannya ketik di Run > “sfc.exe /scannow” (tanpa tanda petik)
  2. System Restore
    Program ini digunakan untuk merestore sistem ke keadaan sebelumnya sesuai dengan restore point yang pernah dibuat, baik secara otomatis dan manual. Biasanya dengan menggunakan System Restore ini masalah-masalah yang ada bisa terselesaikan, hanya saja dibutuhkan ruang hardisk yang cukup banyak untuk menyimpan banyak restore point. Untuk menjalankannya Start Menu > Accessories > System Tools > System Restore. Atau ketik di Run > rstrui.exe
  3. Event Viewer
    Event Viewer ini digunakan sebagai pencatat status dari event-event yang dijalankan di Windows, misalkan warning dan error. Disini kita bisa mengetahui pesan teknis dari kesalahan aplikasi sehingga kita bisa mencaritahu pemecahan masalahnya. Walau tidak secara langsung dapat mereparasi Windows tapi kita mungkin bisa mengetahui masalah yang terjadi. Untuk menjalankannya Start Menu > Control Panel > Administrative Tools > Event Viewer.

Secara manual:

(more…)

 


Percepat koneksi internet, buka batas koneksi concurrent TCP/IP di Windows XP SP2

Posted in: Komputer & IT |

Diambil dan diterjemahkan dari LvlLord

Apa yang disebut EventID 4226?
EventID 4226 berarti terlalu banyak usaha untuk melakukan koneksi TCP secara bersamaan (concurrent). Usaha koneksi merupakan sebuah query ke suatu komputer, apakah menerima/berhasil terkoneksi melalui TCP atau tidak. Jika misalnya suatu komputer yang dituju tidak ada, maka akan tetap ditunggu hingga beberapa detik, hingga mencapai timeout, dan apabila itu terjadi maka usaha koneksi akan dibatalkan. Sejak XP SP2 hanya ada 10 usaha koneksi TCP bersamaan yang dimungkinkan, padahal pada SP1 tidak dibatasi.

Apa yang dipengaruhi oleh pembatasan ini?

Aplikasi dengan banyak usaha koneksi mungkin mempunyai kinerja kurang atau bahkan benar-benar buruk. Bahkan untuk web browser, email client, atau program antivirus juga terpengaruh dan memberi dampak waktu tunggu yang lama. Bahkan, program diagnotik administratif dalam suatu perusahaan juga dapat bermasalah. Singkatnya, lebih banyak masalah daripada keuntungan yang didapat.

Bagaimana mencari tahu, apakah komputer saya terpengaruh?
Lihat saja di Start/Control Panel/Administrative Tools/Computer Management/Event Viewer/System, jika terdapat entry dengan event id 4226, maka itu berarti satu waktu dimana batas konkurensi terjadi.

Saya telah membaca, bahwa dimungkinkan untuk mengubah limit melalui registry (TcpNumConnections). Benarkah?

(more…)

 


Jenuh sama Yahoo Messenger Ads

Posted in: Komputer & IT |

Ads (advertisements) bisa kita lihat dimana-mana sebagai salah satu bagian promosi, tapi terkadang kita tidak suka dengan hal itu, termasuk aku. Salah satu ads yang selalu tampil adalah ketika kita gunakan Yahoo Messenger. Akhirnya karena lama-lama jenuh searching di google untuk mencari cara menghilangkan ads dan akhirnya ketemu (ada banyak postingan yang membahas ini).

  1. Close Yahoo Messenger.
  2. Save Remove YM Ads and execute it.

You won’t be able to enter the chat rooms, so if you use this feature, don’t run the patch.

The .bat file you’ve just downloaded edits most registry values related to the ads in Yahoo Messenger from HKEY_CURRENT_USER\Software\ Yahoo\pager\YUrl, replacing the data with a dummy asterisk. Here’s the list of string values:

Messenger Ad
Webcam Upload Ad
Webcam Viewer Ad
Webcam Viewer Ad Big
Webcam Viewer Ad Medium
Change Room Banner
Conf Adurl
Chat Adurl
If you install new versions of Yahoo Messenger, you’ll have to repeat the steps above, as Yahoo setup rewrites the registry entries. New versions will most likely make removing the ads more difficult or even impossible.

 


 

 

Share

Subscribe Feed

Facebook

Delicious

StumbleUpon

Google Buzz

Deviantart