Welcome, My Sweety Baby Girl

Posted in: Diariku |

IMG-20130523-WA0003200

Pada hari Selasa, 22 Mei 2013 alhamdulillah kami panjatkan syukur kepada Allah, telah lahir seorang putri kami yang cantik di RS Hermina, Bogor. Lahir secara normal pada jam 23:04 WIB (15:03 GMT+0) dengan berat 3,345 kg, panjang 48 cm. Putri pertama kami namakan “Hikari Yuzuki Salsabila“. Nama ini adalah gabungan dari bahasa Jepang dan Arab, “Hikari Yuzuki” yang apabila dituliskan dengan Kana-Kanji ヒカリ 優月 dan “Salsabila” yang dituliskan dengan bahasa Arab سَلْ سَبِلَ

atau ヒカル (onyomi: kou; kunyomi: hikari, hika.ru) yang berarti “cahaya”,  (onyomi: yuu, u; kunyomi: yasa.shii, sugu.reru, masa.ru) yang berarti “lembut”, (onyomi: getsu, gatsu; tsuki) yang berarti “bulan” (bisa berarti seperti bulan purnama atau bulan Januari), dan سَلْ سَبِلَ (Salsabila) yang berarti “mata air surga”. Arti nama lengkapnya adalah “cahaya lembut rembulan di mata air surga” dengan harapan putri kami nantinya menjadi seseorang yang tidak hanya cantik nan lembut, namun juga menjadi penerang bagi yang lain, menjadi seseorang yang baik hati nan luhur budinya seperti tanpa celanya surga Illahi, berbakti kepada orang tua, keluarga, agama, dan lingkungan. Amiinn..

[nggallery id=1]

Kelahiran

Alhamdulillah saat istri melahirkan saya bisa menemani. Siang itu setelah pulang kuliah Fani merasa perutnya sudah kontraksi. Saat itu posisi Fani sudah berada di Bogor 2 minggu sebelumnya, sedangkan saya karena masih kuliah masih berada di Depok. Akhirnya dari Depok naik kereta ke Bogor, langsung lanjut naik ojek ke RS. Fani sudah masuk ke ruangan melahirkan. Untung saja ada ortu mertua yang menemani sebelumnya hingga saya datang. Saat itu Fani sudah bukaan 2 dan jam menunjukkan pukul 2-an. Hingga akhirnya 7-8 jam kemudian bukaan 8 dia sudah merasa kesakitan dan ingin segera mengejan padahal belum boleh, oleh bidan dilarang karena takut nanti malah rahimnya robek dan pendarahan. Setelah merasa kesakitan hingga menangis beberapa lama dan bilang ingin segera mengejan, akhirnya dokter Florencia, SpOg datang. Akhirnya dibantu beberapa perawat yang lain proses melahirkan pun dimulai kira-kira pukul 10.30. Setelah melalui proses panjang, akhirnya sang bayi pun keluar dengan selamat. Setelah sempat dibersihkan akhirnya diletakkan di dada sang ibu untuk beberapa saat dengan mata yang mulai terbuka. Mungkin dianya heran, selama ini gelap gulita sekarang terang benderang, pada rame lagi. Setelah beberapa lama kemudian sang bayi pun dibawa untuk diobservasi untuk beberapa jam mendatang.

Perina

Istri pun masuk kamar inap setelah diobservasi dan saya pun pulang untuk istirahat. Selama 2 hari setelah kelahiran, dedek bayi sering dibawa ke kamar, kecuali memang di saat-saat memang Fani perlu istirahat. Melihatnya saja sudah bikin gemes, begitu mungil, rapuh, cantik, lucu dengan rambutnya yang sangat lebat untuk ukuran bayi yang baru lahir. Mata coklat kehitaman, hidung dan bibir yang imut dan kalau tidur matanya seperti garis lurus dengan raut muka yang lucu. So adorable… kawaii..

Sayangnya, pada hari ketiga, menjelang kepulangan, ada kabar kurang baik. Tubuh dedek mulai agak kekuningan. Setelah tes darah, bilirubinnya agak tinggi, mencapai 13-an dengan normal seharusnya 10. Akhirnya terpaksa pagi itu dedek mulai dibawa ke ruang perina, untuk disinar. Bisa jadi karena memang kekurangan ASI atau juga karena matahari di Bogor kurang begitu bersinar dan agak mendung. Setelah dedek masuk ruang perina, ternyata pagi itu ASI Fani sudah mulai banyak. Ketika dipompa (meminjam breast pump dari RS) lumayan ASInya keluar hingga 80 ml. Begitu selesai langsung kuserahkan ke ruang perina, kasihan dedek kalau minum sufor padahal ada ASI. Siang itupun akhirnya kami pun pulang, kecuali bersama dedek. Di ruang perina dedek hanya bisa ditemui jam 12.00-13.00 dan 17.00-18.00, hanya di jam-jam itu kami bisa menemui dan Fani bisa menyusui langsung.

Wedding

Sepertinya Allah memang sudah merencanakan semuanya. Dedek masuk ruang perina supaya kami sekeluarga bisa datang ke mantenan mas Bei, kakak sepupu Fani. Ketika akad nikah kami tidak bisa datang karena perjalanan yang jauh di Sukabumi dan lama serta usia kehamilan sudah masuk 9 bulan. Namun, akhirnya kami bisa datang juga saat mantenan di Bogor. Sebelum pergi ke mantenan kami menyempatkan ke ruang  perina, supaya Fani bisa menyusui dedek. Alhamdulillah hingga mantenan berakhir semuanya berjalan lancar.

Come Home

Alhamdulillah setelah 3 hari dedek pun diperbolehkan pulang dengan bilirubin 8an.

Welcome home, dedek. Kami sekeluarga sayang dan cinta dedek. Selalu sehat dan tumbuh menjadi anak yang baik ya dedek…

Kawai ni naru, kirei ni naru, yoku ni naru Aka-chan
Itsumo itsumademo genki ni naru yo..
Papa to Mama wa Aka-chan wo hontou ni daisuki da…




Comments

There is one comment


  1. NENY says:

    Selamat ya pak, atas kelahiran bayinya ..

    Semoga putrinya jadi perempuan sholehah, cantik, berbakti kepada orang tua, dan punya umur yang barokah,, Aminn



Speak Up!

Leave your own comment

Notify me of follow-up comments via e-mail (or subscribe here).




 

Share

Subscribe Feed

Email

Facebook

Twitter

Delicious

Digg

StumbleUpon

Google Buzz

Deviantart