- Hikaru {Aka} Yuuki のブログ - http://www.hikaruyuuki.com -

Lebaran Tahun Ini (Bagian 1)

Setelah puasa sebulan Ramadhan, akhirnya datang juga bulan baru, 1 Syawal yang tentunya merupakan Hari Raya Idul Fitri yang pada tahun ini merupakan tahun ke 1428 H. Sebulan ini banyak sekali cobaan yang menimpa, sangat sulit sekali menurutku, tapi bagaimanapun juga aku tetap harus bertahan. Sepertinya tidak akan bisa selesai dalam waktu dekat, bahkan mungkin tidak akan bisa selesai, Allahu’alam, only Allah knows what best for us.

Lebaran tahun ini, karena lingkungan sekitar juga, jatuh pada hari Jumat sehingga tentu saja pada hari Kamisnya sudah terdengar suara takbiran dari masjid-masjid sekitar. Pagi harinya, setelah sholat Ied, seperti tahun-tahun sebelumnya, sungkem ke nenek, ortu, dan kakak. Semoga semua kesalahan yang telah lalu dimaafkan dan tidak terulangi. Amin ya rabbal alamin… Seusai sungkem, bersih-bersih rumah, karena saudara-saudara dari Jakarta dan Surabaya akan datang.

Siangnya saudara-saudara datang. Sudah lama sekali tidak berkumpul bersama mereka. Sekarang ini ada banyak sekali keponakan-keponakan yang masih kecil-kecil. Alhasil… Wah ramai sekali…  Ada juga keponakan yang sampai aku pangling, dulu dia masih kecil. Ketika kutanya kelas berapa, dia menjawab “kelas dua”, aku kira kelas dua SMP ternyata sudah SMA waaw…berarti memang lama, sampai-sampai aku lupa. Yah… impression yang aku dapat dari dia… Masih saja badung, sedikit-sedikit suka mukul-mukul ~untung saja aku kuat hehehe~, tapi yang bikin heran kok bisa dia punya pacar cantik nan imut, aku benar-benar kalah telak hahaha… I wish I had a girl as cute as I’m dreaming on. There are two girls that trully impressed deep into my heart, Sinna Sherina Munaf and Gadiza Fauzi. Hmmm… would dream be come true? Dream is just a dream. I’m singing a solitude dream to the blue sky above me, to calm my solitude heart.

Sore harinya saudara dari Surabaya pulang untuk menyiapkan pertunangan sepupuku, Mbak Ima, sedangkan saudara dari Jakarta menginap semalam, dan pada Sabtu pagi sudah berangkat ke Surabaya dulu sebelum bertolak ke Jakarta. Keluargaku sendiri pada Sabtu sekitar pukul setengah 8 berangkat ke Tulungagung untuk sungkem ke keluarga dari ayah. Sayangnya, kami pergi naik Katana yang pada saat itu dengan AC rusak, sedangkan City entah kenapa ada masalah dengan lampu.  Sepertinya masalah akan terus bertambah, tapi pada saat itu kami belum tahu apa yang akan terjadi.

Ketika sampai di daerah Kepanjen, baru dicek ternyata oli mesin telat ganti. Tengok kesana kemari tidak ada bengkel yang buka hari itu. Setelah lama mencari-cari akhirnya baru menemukan bengkel yang buka di Blitar, akhirnya lega juga. Ketika diganti, ternyata benar-benar bikin kaget, oli mesin tinggal 1 liter dan benar-benar berwarna hitam pekat. Setelah dingat-ingat terakhir ke bengkel di Guyub Rukun, sepertinya mereka lupa mengembalikan oli mesin. Benar-benar kebangetan deh… Ingin rasanya marah tapi mau gimana lagi. Yang jelas sepertinya kami tidak akan ke bengkel situ lagi.

Setelah beberapa jam akhirnya sampai di Tulungagung, tepatnya di desa Sodo. Sesampainya di rumah nenek dari ayah, kami langsung sungkem, dan saat itu juga ternyata saudara yang lain juga berkumpul, jadinya kami tidak perlu berkeliling. Bosan dan capek, akhirnya mengantarkan tidur hehehe. Sorenya kami ke Gondang, ke Yangti (Eyang Putri) yang ada di sana, setelah itu pulang kembali ke Malang.

Hari kedua, Minggunya aku gunakan untuk santai-santai dan beristirahat karena Senin harus ke Surabaya untuk menghadiri pertunangan Mba’ Ima. Di hari minggu ini Mas Agus, saudara dari Jakarta datang. Wah kangen sekali sudah beberapa tahun tidak bertemu, semenjak pindah ke Jakarta dan menikah. Lebaran benar-benar menyatukan keluarga jauh.