Dampak Overload SMS

Posted in: Diariku,Gadget & Phone |

Pusing. Capek. Sepanjang malam hingga dini hari utak-atik ponsel. 6 jam hingga jam 3 pagi berkutat memutar otak. Gara-garanya sms-sms yang ada di ponsel lebih dari 3000 sms. Awalnya saya ingin membackup sms-sms di ponsel Nokia N73 saya ke komputer dengan cara mengkopi folder beserta subfolder di e:\private\1000484b\1000484b\mail2, entah kenapa ponsel saya tidak bisa diubah supaya menyimpan message ke memori ponsel, sehingga tidak bisa mengaktifkan sebagai mass storage. Hingga akhirnya saya matikan dan saya copot memory card kemudian saya boot ulang. Semuanya berjalan lancar, ponsel saya bisa diaktfikan sebagai mass storage dan bisa mengkopi mail folder. Celakanya, ternyata ponsel saya tidak bisa lagi menyimpan message ke memory card, tiap kali saya ganti, selalu kembali ke memory ponsel. Beberapa upaya saya lakukan tapi gagal. Putar otak 360 derajat hingga pusing tiga belas keliling @_@ Setelah puluhan kali mencoba prosedur-prosedur yang terlintas akhirnya bisa juga, berhasil!

Dari yang mencoba mengeset lewat setting (prosedur standarnya), bolak-balik, gagal. Mencoba merename mail folder lama dan membuat mail folder baru, berharap setelah saya set lewat setting bisa disimpan ke memory card dan ternyata memang bisa! Tapi percuma saja mail folder yang saya harapkan yaitu mail folder yang lama. Setidaknya saya tahu permasalahannya ada di mail folder lama dan isinya.

Terus bagaimana supaya message servernya menggunakan mail folder lama?? Ada dua kemungkinan yang saya pikir bisa. Pertama, menggunakan mail folder baru kemudian mematikan ponsel, dan lewat memory card reader saya rename menggunakan mail folder lama. Tapi ternyata kendalanya converter mini SD saya rusak, jadi tidak bisa merename nya lewat PC. Alternatif kedua, mungkin dengan menggunakan settingan terakhir (ketika ponsel menggunakan memory card untuk menyimpan message), message server mau “dipaksa” untuk menggunakannya. Akhirnya saya rename lagi mail folder lama sesuai aslinya dan melakukan restorasi. Setelah pilih-pilih backup berdasar tanggal terakhir (saya biasa membackup backupan sesuai tanggal dan merename file backup.arc menjadi format backuptahunbulantanggal.arc), restorasi pun berjalan. Restorasi dari backup yang ada di memory card gagal! Berulang kali mencoba tapi hanya bisa restart tanpa adanya restorasi. Akhirnya saya ingat ada backup di PC. Setelah saya cari-cari dan ketemu, backup yang ada tertanggal 3 bulan lalu. Restorasi pun berjalan, selesai. Setelah ponsel restart, saya coba untuk membuka message, tapi shock! Ada pesan, ponsel tidak bisa menggunakan memory card untuk menyimpan message dan menggunakan kembali memory ponsel untuk menyimpan message.

Haduuhhh… Tiba-tiba terlintas, ponsel 6600 saya yang mengganggur harusnya bisa membuka juga mail foldernya (karena strukturnya sama, walaupun beda generasi Symbian), siapa tahu jika bisa menghapus sms-sms tidak penting dan saya kembalikan ke memory card N73, bisa berhasil. Sudah saya lakukan, tapi nihil. 6600 hang dan akhirnya mereset mail foldernya.

Putar otak sekali lagi, bagaimana caranya. Waktu sudah menunjukkan jam 2 pagi. Pusing pun semakin menjadi-jadi. Akhirnya saya turun ke lantai satu, mengambil botol Coca Cola berisi air es untuk mengompres kepala. Saya pun dapat ide, menggunakan emulator yang terdapat di Symbian s60 SDK untuk menghapus sms-sms yang overload itu. Saya cari-cari tidak ketemu juga, dari hardisk external yang berisi 3 partisi, 3 hardisk di PC yang saya pecah jadi 11 partisi. Saya lupa menaruhnya, lupa nama filenya. Aduh. Akhirnya saya download dari forum Nokia sebesar 262 MB, untung saja saat itu speedy lagi cepat, tercatat 81-83 kBps. Ditengah-tengah saya download, keputus-asaan saya lihat nama filenya yang saya download dan saya coba mencari lagi di hardisk saya. Ternyata ketemu! Download-an yang sudah 100 MB terpaksa saya batalkan. Install SDK, selesai, kemudian free registrasi online.

Saya taruh mail folder di drive C emulatornya, kemudian saya buka lewat emulator. Bisa!!! Akhirnya saya hapus sms-sms tidak penting, lumayan ada 1000an sms terhapus. Setelah selesai, saya kopikan lagi ke memory card. Alhamdulillah, langsung sujud syukur, ternyata bisa!! Ponsel saya bisa lagi menyimpan message ke memory card. Hanya saja, setelah saya sadari muncul 2 menu aneh di message saya. Di bawah menu mailbox, ada menu dengan icon Infra Red dan icon Bluetooth. Hah?? Kok bisa? Apa hubungannya? Ketika saya buka, disitu tertampil seperti menu mailbox, ada tulisan (no e-mail messages) haduu bingung deh. Yaahh…setidaknya sekarang ponsel saya bisa lagi menyimpan message ke memory card.

Kesimpulannya dampak overload SMS bisa membuat sebal, mangkel, kepala berat & pusing, pilek menjadi-jadi, capek akut dan kerja otak yang berlebihan. =_=*




Comments

There is one comment


  1. YiNx says:

    huakakakakaka….
    ngakak lah akuuuuuu..

    tapi kerja yang dak sia2 lah ^^



Speak Up!

Leave your own comment

Notify me of follow-up comments via e-mail (or subscribe here).




 

Share

Subscribe Feed

Email

Facebook

Twitter

Delicious

Digg

StumbleUpon

Google Buzz

Deviantart