Di bagian sebelumnya dijelaskan secara singkat untuk backup data keseluruhan, untuk bagian kedua ini lebih banyak mengulas untuk backup SMS.
Isi pesan SMS pasti ada yang penting bagi kita, karena itu sebaiknya dibackup secara berkala. Lagipula ponsel Nokia bersistem operasi Symbian biasanya akan melambat performansinya bila kita menyimpan banyak sekali SMS dan dapat berakhir ngadat dan hang. Dari pengalaman yang sudah sudah dan dari ponsel yang pernah saya punya, Nokia 6600 ngadat setelah SMS yang tersimpan lebih dari 3000/3500-an, sedangkan Nokia N73 yang sekarang saya miliki biasanya ngadat setelah SMS yang tersimpan lebih dari 2500-an. Kalau sudah ngadat begini, biasanya muncul pesan “Memory full. Close applications and try again“. Jadi, supaya tidak terjadi hal-hal semacam ini, harus selalu membackup dan menghapus SMS.
Hasil Backup Berupa File Teks
Untuk membackup SMS dan mengkonversinya menjadi file teks (misal, file .TXT, file .HTML), ada dua cara yaitu langsung lewat ponsel atau lewat komputer.
Melalui Komputer

Nokia Communication Centre - Nokia PC Suite, selain untuk membuka dan mengirim SMS juga bisa digunakan untuk membackup SMS.
Tentunya untuk yang melalui komputer sebelumnya diperlukan koneksi seperti infrared, bluetooth, atau kabel data. Cara yang paling mudah adalah melalui Nokia PC Suite menggunakan Nokia Communication Centre (dengan icon Messages). Kegunaan Nokia Communication Centre antara lain adalah:
Bila kita lihat di menu Edit, terdapat fasilitas Copy & Paste di Nokia Communication Centre. Fasilitas inilah yang dapat kita gunakan untuk membackup SMS-MMS (serta Contacts, dibahas berikutnya).
Baca backup SMS lebih lanjut dan langkah-langkahnya
Backup yang berarti menyimpan data di tempat sekunder sebenarnya menjadi sebuah keharusan dan kebutuhan secara teratur, karena kita tidak tahu kapan ponsel yang kita gunakan akan error atau bahkan parahnya bila ponselnya hilang, dan data di dalamnya akan hilang. Data yang penting biasanya adalah Contacts/Phonebook, SMS, Notes, dll. Contacts dan SMS biasanya berisi informasi penting, apalagi bila mengkoleksi SMS yang dikirimkan orang tersayang misalnya. Ponsel Nokia yang menggunakan sistem operasi Symbian biasanya yang terkadang rewel bila kita tidak tahu bagaimana cara merawatnya dan berimbas hilangnya data, seperti gambar, dokumen, dan SMS atau MMS. (Baca juga tentang Smart Phone dan Featured-Phone)
Hasil Backup Berupa File Archive Backup Terkompres

Aplikasi Memory untuk membackup dan merestorasi data di ponsel Nokia
Ponsel Nokia sebenarnya sudah dibekali dengan fasilitas internal Backup & Restore yang berguna untuk menyimpan data-data yang ada di ponsel seperti keadaan ketika sebelum di-backup, dan dapat dikembalikan lagi suatu saat ke keadaan sewaktu backup dilakukan melalui proses restorasi. Beberapa data yang disimpan dalam proses backup antara lain, Contacts/Phonebook, Messages (SMS, MMS), Calendar, To-Do, Notes, dan file-file lain yang tersimpan di memori ponsel. Fasilitas ini terletak di aplikasi Memory. Beberapa fungsi yang bisa ditemukan di aplikasi ini adalah: (Baca selengkapnya…)
Red Five Labs baru-baru ini melansir framework .NET v2.0 untuk ponsel berbasiskan sistem operasi Symbian (seperti Nokia, Samsung, NTT DoCoMo,dsb), yang disebut dengan Net60. Net60 merupakan .NET Compact Framework komersil pertama untuk sistem operasi Symbian yang mendukung ponsel-ponsel s60. Sehingga dengan adanya Net60 dimungkinkan pengembangan aplikasi .NET untuk berjalan di ponsel Symbian. Selain itu dimungkinkan pula para pengembang mendapatkan kelebihan-kelebihan dalam lingkungan coding RAD (Rapid Application Development) menggunakan Visual Studio, C#, dan Visual Basic untuk membuat aplikasi bagi smartphone Symbian s60.
Pusing. Capek. Sepanjang malam hingga dini hari utak-atik ponsel. 6 jam hingga jam 3 pagi berkutat memutar otak. Gara-garanya sms-sms yang ada di ponsel lebih dari 3000 sms. Awalnya saya ingin membackup sms-sms di ponsel Nokia N73 saya ke komputer dengan cara mengkopi folder beserta subfolder di e:\private\1000484b\1000484b\mail2, entah kenapa ponsel saya tidak bisa diubah supaya menyimpan message ke memori ponsel, sehingga tidak bisa mengaktifkan sebagai mass storage. Hingga akhirnya saya matikan dan saya copot memory card kemudian saya boot ulang. Semuanya berjalan lancar, ponsel saya bisa diaktfikan sebagai mass storage dan bisa mengkopi mail folder. Celakanya, ternyata ponsel saya tidak bisa lagi menyimpan message ke memory card, tiap kali saya ganti, selalu kembali ke memory ponsel. Beberapa upaya saya lakukan tapi gagal. Putar otak 360 derajat hingga pusing tiga belas keliling @_@ Setelah puluhan kali mencoba prosedur-prosedur yang terlintas akhirnya bisa juga, berhasil!
Dari tulisan saya sebelumnya tentang penyebab Memory Full di ponsel Nokia, dan bagi yang tidak memerlukan aplikasi ini, akhirnya saya mengetahui bagaimana cara men-disable Lifeblog, supaya file database-nya tidak memenuhi memori ponsel. Yang dibutuhkan pertama-tama adalah ponsel yang telah di-hack capabilitiesnya (bisa menggunakan AppTRK & ROM Patcher, installserver.exe, atau cara hack lain) hal ini diperlukan supaya dapat menampilkan file-file sistem yang normalnya di-hidden dan tidak dapat diakses. Yang kedua adalah file manager (seperti X-Plore, Y-Browser, ActiveFile) dan yang terakhir task manager (seperti TaskSpy). Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan.
Untuk menjalankan Lifeblog lagi lakukan langkah-langkah diatas tapi pada langkah ke 5, hilangkan atribut file read only, sehingga file dapat ditulisi oleh sistem.
Alasan saya mendisable Lifeblog adalah karena saya tidak suka memory saya habis karena aplikasi ini karena saya juga tidak pernah menggunakannya.
Today, woke up as usual, mm… 6.45, and tv was still on since yesterday, hehehe… I know it’s not wise to leave the tv on while I’m sleeping. Opened my eyes, and stared at tv. Eh… there’s Inuyasha, been long time I didn’t see it. Suddenly I remembered that Yuu loves it, took my hp and sent her an sms, informed her that inuyasha is on tv, yeah… though there’s no reply, at least I’ve told her, hope she got my sms.
Watched a while, and a thought came up, gotta try to install N-Gage in my N73, of course, official N-Gage is unable to be installed in my phone, but in the forums patched one is works, have to try it by myself. So, I turned on the PC, and plugged my external hdd and yeah I found the installer. Read the instructions, says it needs a hacked phone with full capability, and copy the installserver.exe ~to enable installing without certificate for most app~. Luckily, I’ve done some steps before; I did already hacked my phone long long time ago. Tried to install but no luck, it said certificate error, lazy to sign it with my certificate, I juz copied the installserver.exe to c:\sys\bin then restart it, and tried to install it once again. Result is, YATTA!!! \(^o^)/ It worked, after few confirmations it started to install the N-Gage Launcher. Tested the game by installing Bounce, after waiting 20 minutes of installation, tried to launch, but no hope, my phone juz gave me blank white screen. Hmm… started thinking, I didn’t make any mistakes. Maybe restarting is able to solve it, so I restarted my phone. And launched it again, and yes! Problem solved! I was able to play Bounce, went to the next game to be installed, FIFA 2008. It also worked fine. Hahaha… I’m so glad I had this device.
Sun out there was getting hotter,aaa~ its almost mid day. Suddenly, I started thinking of Yuu, dunno why, it juz came up to my mind. I was remembering what I said to her, after been long time i didn’t see her, she had a new laptop n there’s vista in it. I said, “don’t you think its kinda useless to have vista when the compatibility is not good for some apps, for coding?”, but she answered its already installed when she bought it. “Aaa~ I see”. Since then, I realized I also had vista in my PC ~actually I had 3 OS installed in my PC, windoz XP SP2, SP1, and vista~. Primary is the first, and second is for recovery purpose, and the vista juz for “having”. Coz, since I installed, my PC became unstable, suddenly turned off and then couldn’t be turned on. Lately, I knew the reason, it was because the cable extender was already out of age , probably 8 years already. And its too late to know it, I’d abandoned my PC for almost a year hahahaha!!! =_=!!! *sigh deeply* I replaced the extender some days ago, and now my PC runs well, that’s why now I’m back to my PC again and starting to enjoy and do some experiences with my PC.
Finally, I started to manage my vista, installed some programs, n installed some drivers for Bluetooth, graphic card, etc. but the most urgent was the graphic card. My new monitor was only capable to display max 1280×1024 instead of 1440×900 (now I had widescreen LCD). I believed, its must be the driver because in XP I it was able to set to 1440×900, and my guess is yes, it was using WDM driver from vista driver. Searched through my hdd and the only driver I found was only for XP, vista didn’t recognized it. Sigh… ~_~ But, suddenly I remembered, there’s one in CHIP DVD. Searching in the dvd boxes, and found latest one i got is 7/2008, and there’s a driver for vista, yeah hope it works. Try to install it, but it said its not compatible, its only run for Vista (32 bit). Wait a minute!!! Mine is vista rite?? So how come?? Gosh… Checked many times, its truly vista, I’m not blind, I did installed vista. Trying to figure out then whats wrong with the installation… An idea came up, I’ll try to extract the driver and install it manually. But, the program to extract?? Daaa~ I forgot, it’s been a long time, I didn’t remember the name ~I used to remember it since I was in junior hischool and touched windoz 95~. Finally, after almost a half hour searching, I figured out the app. At first, I thought the name is extract.exe, or extrac32.exe. But I was wrong, the right one is expand.exe, I forgot, its not extracting (from a cab/archive file), but expanding from a single file (the extension of compressed usually ended with “_”). Then, since its expanding from one file to another, it will be tired to type “expand file1.ex_ file1.exe”, instead, I created a batch file consisted all files needed to expand. After finished, tried to update my graphic driver, after some blank screen, finally the driver is UPDATED! YOKATTA NA!! Eventually, the resolution was able to be set to 1440×900.
Aaaaa~ I’m tired today… I guess I’ll continue next time (probably tonight, I’m so workaholic now as I used to be hahahaha). I must freeze my left leg, compress it with cold freezing ice, I guess I got my muscles strained and pain me to ass. It’s been 2 days I got pain. I have to start exercise and work out next time, especially because the way I’m riding my bike that always going speedy and almost over 100 kph, and lean left-right ~stupidly like in motogp hahaha~… Hope it will be healed soon. Amin ya rabbal alamin…
Beberapa waktu lalu saya install Nokia PC Suite 7.0 di PC kantor saya, update dari versi sebelumnya yaitu 6.86. Awalnya semuanya berjalan baik, ponsel N73 ME saya juga bisa terkoneksi dengan lancar. Setelah itu saya tidak pernah menggunakannya lagi dan itu berlangsung cukup lama, lalu saya kemarin mencoba untuk mengkoneksikannya ke PC. Ternyata, ponsel saya tidak bisa dikoneksikan ke PC Suite. Entah kenapa setelah saya cek di Device Manager, ada driver yang tidak bisa diinstal, yaitu untuk Nokia USB Phone Parent.
Setelah baca-baca di Discussion Nokia (kebetulan akhir ini lumayan buka dan kadang-kadang posting disitu), ada juga permasalahan yang sama. Akhirnya saya tahu bagaimana cara untuk mengatasi masalah ini.
Simple juga ternyata penyelesaiannya, permasalahannya ada di driver Nokia yang mungkin ‘bentrok’ antara driver pada PC Suite lama dengan yang baru.